Kamis, 17 Desember 2009

Meski Deviden Rp20 juta tahun ini

PT LBS Tetap Minta Tambahan Modal

Selasa, 08/12/2009 10:05 WIB


padangmedia.com - SAWAHLUNTO - PT Lembu Betina Subur (LBS) harus memaparkan prospek kedepan serta berapa keuntungan yang akan diperoleh. Hal ini mencuat kepermukaan sekaitan dengan akan dikucurkannya dana sebesar Rp1 Milyar untuk perusahaan pengembangan sapi ini.

Ketua Komisi C Hasjoni Sy mempertanyakan sampai sejauh mana perjalanan dan aset yang ada sesuai dengan perjanjian serta menyangkut penyertaan modal dari PT Lembu Jantan Perkasa yang dijadikan mitra kerjasama oleh pemerintah kota sehingga menjadikan PT LBS. " Kita perlu paparan yang jelas dan transparan" katanya saat pertemuan dengan PT LBS yang dipimpin ketua DPRD Ali Yusuf Senin (07/12) di gedung dewan..

Sementara anggota Komisi B Bakri, mengatakan agar laporan dan kinerja PT LBS lebih transparan, karna deviden yang diterima hanya Rp20 juta tahun ini. "Kalau hanya memperoleh deviden 20 juta rupiah tahun ini, bagaimana pula akan dianggarkan sebesar Rp 1 Milyar lagi, " katanya mempertanyakan.

Wakil Ketua Komisi A Dasrial Ery juga menyarankan, kalau memang tidak ada paparan jelas serta potensi akan perkembangan perusahaan yang dimodali uang rakyat ini, perlu dibentuk panitia khusus dalam menyikapi PT LBS ini.

Dilain pihak, Komisaris Utama Mukhsis menyampaikan bahwa sampai saat ini pengembangan sapi di PT LBS dengan populasi sangat baik.Sejak tahun 2006 dimana sapi induk bunting ada 200 ekor kini telah berjumlah 429 ekor, yaitu induk 51 ekor, induk bunting 53 ekor, 41 induk tidak bunting, 83 sedang menyusui, 83 anak sapi, 52 ekor umur 3 sampai 6 bulan dan 67 ekor umur 7 sampai 12 bulan.

” Kami menyampaikan terimakasih atas saran dan masukan anggota DPRD. Saat ini, kami dalam proses penyesuaian manajemen baru dari hasil RUPS beberapa waktu ini. Kita akan berikan serta paparkan apa yang diminta anggota DPRD. PT LBS tentu akan lebih baik lagi prospeknya apabila ditambah permodalannya", harap Mukhsis.

Diakhir pertemuan, Ketua DPRD meminta agar PT LBS mempersiapkan beberapa hal yang diperetanyakan DPRD serta menindaklanjutinya.(tumpak)

BDC Riwayatmu kini...?


Rp3,1 M Dana Pemda di BDC Dipertanyakan

Kamis, 19/11/2009 21:47 WIB


padangmedia.com - SAWAHLUNTO - Pengelola dana bantuan untuk pengembangan usaha kecil dan menengah Business Development Centre (BDC) segera dipanggil DPRD Sawahlunto.
Pemanggilan itu terkait adanya penyertaan modal pemerintah kota di BDC
itu, serta adanya kemacetan penguliran dana pada masyarakat.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sawahlunto mengatakan, sejak BDC berdiri tahun 2002 sudah Rp11, 5 miliar penyertaan modal Pemerintah Kota Sawahlunto yang dikucurkan pada APBD..

“Sekitar Rp3, 1 miliar tidak jelas keberadaan dana yang dikelola BDC yang dikontrakan kepada pihak ketiga LSM – LPWAL, “katanya kepada padangmedia.com Kamis (19/11).
Rencana usai Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2010, kita akan memanggil Pengelola BDC, kata Dasril Munir.

"Jadi, kita minta penjelasan kemana penggunaan dana pengembangan ekonomi kerakyatan itu oleh pengelola BDC. Kemana saja dana pengembangan usaha ekonomi kerakyatan itu dipergunakan. Serta upaya penggunaan dana yang masih tinggal Rp6 miliar, "ujar Wakil Ketua Komisi B (bidang perekonomian) ini.

Dipaparkannya, tidak jelasnya keberadaan dana Rp3, 1 miliar setelah terjadinya perbedaan pembukuan Bank Nagari dengan LPWAL. Bagi DPRD, tutur dia, bagaimana upaya mengefektifkan penggunaan dana yang tersisa Rp6 miliar. Kalau tentang dana Rp3, 1 miliar yang masuk dalam proses hukum biarlah menjadi domain kejaksaan.

Sekedar referensi, proses hukum dana BDC itu sedang diproses Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat terhadap Rp3, 1 miliar dana yang tak jelas keberadaannya.

Jadi, lanjutnya, penjelasan penggunaan dana BDC agar bisa ada kejelasan untuk kelanjutan program ini. Sejak kontrak LPWAL berakhir 2008, pelaksanaan sepenuhnya berada pada BDC yang petugasnya ditunjuk dari Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Sawahlunto.

Dalam kerjasama itu, LPWAL berperan sebagai pencari nasabah. "Pada APBD 2010 mendatang kita juga menganggarkan kembali dana pengembangan ekonomi kerakyatan yang juga dikelola BDC sebesar Rp240 juta. Meski keuntungan dari bunga penyertaan ini tidak imbang dengan pendapatan.

Namun karena terkait dengan kebutuhan masyarakat, maka kembali dianggarkan. Dan, dalam pengelolaan ke depan harus ada kejelasan," ungkap politisi Partai Amanat Nasional ini. (tumpak)

Selasa, 10 November 2009

Generasi muda Sawahlunto

Peringati Hari Pahlawan

Generasi muda Sawahlunto, Napak Tilas rute Pejuang

Senin, 09/11/2009 16:01 WIB


padangmedia.com - SAWAHLUNTO – Memperingati Hari Pahlawan ke 64 yang jatuh tanggal 10 November tahun ini, 100 orang pemuda di Kota Sawahlunto mengikuti napak tilas rute pejuang. Napak tilas dimulai Selasa (10/11) besok dimulai dari Stasiun Muaro Kalaban.

Sekretaris Panitia Peringatan Hari Pahlawan, Adi Muaris didampingi salah seorang pengurusnya, Ritu Karianto mengatakan, kegiatan itu akan diikuti oleh generasi muda dari unsur Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pramuka dan pelajar. Dalam perjalanan, mereka dibimbing oleh DHC 45.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari,” katanya kepada padangmedia.com Senin (9/11) di balaikota setempat.

Sebelum melakukan napak tilas, para peserta mengikuti sarasehan dengan pelaku sejarah dan DHC 45 di Masjid Nurul Fallah, Muara Kalaban Kecamatan Silungkang.

Sementara, rute yang akan ditempuh menurut Ritu Karianto adalah start dari Stasiun Muaro Kalaban melalui Silungkang menuju Lantiak Malaweh Desa Pasar Kubang. “Ini merupakan rute perjuangan Silungkang yang menuju Bukitkuniang tempat peristirahatan di lokasi bekas base camp pejuang,” katanya.

Dari Bukit Kuniang nantinya akan menuju Kubang Tangah Kecamatan Lembah Segar. Mereka selanjutnya akan bermalam di SD N 5 Kubang Sirakuk Utara di kawasan Makam Pahlawan Sawahlunto sekaligus melakukan renungan suci di makam pahlawan tersebut.

Napak tilas akan berakhir dengan mengikuti upacara bendera peringan hari pahlawan di Lapangan Ombilin pada Rabu (10/11). (tumpak)

rakyat menjeriit


Korban Longsor dibantu Rp80 per jiwa

Jumat, 06/11/2009 16:58 WIB


padangmedia.com - SAWAHLUNTO - Pemerintah Kota Sawahlunto mengambil kebijakan untuk membantu korban longsor di Pondok Kapur, Kubang Sirakuk yang terjadi Jumat (30/10). Bantuan yang diberikan adalah berupa uang lauk pauk dan beras sebesar Rp80 ribu per jiwa.

Bantuan mulai diterima Jumat (6/11) ini setelah kemarin utusan korban longsor mendatangi DPRD kota Sawahlunto sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka kemarin diterima Wakil Ketua DPRD, Emeldi didampingi Ketua Komisi C, Hasjoni Sy, Sekertaris Komisi C Adi Ikhtibar dan Sekwan, Yasrul Ilyas.

Kepala Kantor Kesbang Sawahlunto, Adriyusman saat ditemui di ruang kerjanya kepada padangmedia.com mengatakan, sesuai hasil kesepakatan dan kesimpulan dengan DPRD dan utusan warga, Pemko akan membantu hanya Rp80 ribu per jiwa.

Bantuan itu diperuntukkan untuk kebutuhan selama empat hari sampai Senin (9/11). Untuk kelanjutannya masih menunggu keputusan tim teknis dan Bidang Sosial Dinas Sosnaker.

Menurut Adriyusman, hari ini tim teknis perencanaan dan pelaksana dari PU mematok lajur serta daerah yang akan dibuat diding penahan. “Itu merupakan hasil keputusan rapat kita hari ini yang dipimpin wakil walikota,” kata Sekretaris Satkorlak PB Sawahlunto itu.

Sebelumnya, tujuh orang perwakilan korban longsor mengadukan nasibnya yang masih terkatung-katung ke anggota dewan. Meraka sudah sepekan mengungsi dan tidur di tenda. Belum ada kepastian kapan mereka diperbolehkan membangun kembali rumah yang telah retak dan amblas karena kondisi tanah belum diperiksa keamanannya.

Selain tidak ada tempat tinggal, mereka juga mengadukan kondisi ekonomi yang makin sulit. Karena itu, para korban longsor berharap bantuan dari Pemko Sawahlunto. (tumpak)

awas longsor

Longsor di Kubang Sirakuk Sawahlunto, 11 KK kini mengungsi

Sabtu, 31/10/2009 11:22 WIB


padangmedia.com - SAWAHLUNTO - Hujan lebat sejak sepanjang malam, Jumat (30/10) kemarin, mengakibatkan ruas jalan Sawahlunto menuju Muara Kalaban terban, tepatnya di Pondok Kapur Kelurahan Kubang Sirakuk Selatan Kecamatan Lembah Segar sepanjang 100 M.

Longsor juga mengakibatkan beberapa warga harus mengungsi, dan ruas jalan ini, kini hanya dapat dilalui satu arah jalur saja. Longsor ini tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas.

Setdako Sawahlunto Zohirin Sayuti mengatakan, karena badan jalan turun lebih 100 meter, terpaksa 11 kepala keluarga dengan 26 orang jiwa harus mengungsi kerumah beberapa tetangga terdekat.

Pagi ini sebagian warga terus melakukan evakuasi dan mengantisipasi longsor susulan apabila hujan turun kembali.

Kasi Jalan Bina Marga Dinas PU Dahono Eko, mengatakan kini alat berat sedang bekerja untuk mengangkut beberapa material longsor. “Untuk lalu lintas kita terpaksa memberlakukan satu jalur bagi pengguna jalan” katanya.

Sepanjang bahu jalan dan sisi jalan yang terban diusahakan juga pembersihan, dan antisipasi material longsor akan menimpa dan terban, pungkasnya. (tumpak)

Rakyat Mengawasi

Proyek Pemerintahan Masih Lemah Pengawasan

padangmedia.com - SAWAHLUNTO - Komisi C DPRD Kota Sawahlunto menilai, pelaksanaan dan pengawasan pelaksanaan proyek fisik masih lemah. Kondisi itu terungkap dari laporan masyarakat serta temuan di lapangan yang didapatkan oleh komisi sendiri.

Pada saat tinjauan lapangan di Kecamatan Silungkang, Senin (19/10), misalnya, jangankan dalam pelaksanaan pekerjaan, hal yang kecil saja sering disepelekan oleh pihak kontraktor. Misalnya, plang proyek dan buku tamu.

“Padahal, buku tamu dan instruksi merupakan gambaran terhadap pengawasan tahapan pekerjaan," kata Ketua Komisi C, Hasjoni SY kepada padangmedia.com, Selasa (20/10).

Sementara, terkait pelaksanaan pekerjaan, kata Hasjoni, ada pekerjaan yang belum lama selesai, tapi sudah mulai retak dan terban. Salah satunya, dam penahan di Dusun Sungai Loban Desa Muaro Kalaban Kecamatan Silungkang.

Sementara, menurut anggota komisi C lainnya, Adi Ikhtibar, tujuan pelaksanaan proyek adalah untuk membantu serta memelihara sarana fisik yang bermanfaat bagi masyarakat. Tapi, kalau proyek yang dilakukan tidak sesuai dengan spesifikasi dan malah mengancam masyarakat, maka komisi akan menindaklanjuti hal itu.

“Karena itu, kita akan memantau serta menyikapi beberapa laporan dari masyarakat tentang pelaksanaan pekerjaan di kota ini,” katanya. (tumpak)

Keracunan

8 Pelajar MTsN Talawi Keracunan

padangmedia.com - SAWAHLUNTO – Delapan orang pelajar MTsN Talawi diduga keracunan usai memakan permen yang dibeli disekitar sekolahnya, sehingga harus dibawa ke Puskesmas Talawi.

"Saat jam pelajaran sekolah sekitar pukul 13.00 WIB, delapan siswa siswi ini, merasakan sakit perut dan sedikit pusing," ungkap Dokter jaga Puskesmas Talawi Salma Lira kepada padangmedia.com Selasa (3/11).

Mereka usai memakan permen yang tipis bermerek Permint, merasakan sakit perut. “ setelah memberikan pertolongan dengan balsam namun sakitnya tak dapat ditahankan , maka pihak sekolah membawanya ke puskesmas ini” katanya.

Kedelapan pelajar ini kita periksa dan permen yang mereka makan kini telah diambil sampelnya untuk diperiksa ke Labor POM di Padang , oleh tim Farmasi Dinas Kesehatan kota .

Dari Delapan pelajar itu, enam orang diantaranya sudah dapat pulang kerumahnya masing-masing.

"Sampai kini kami tidak dapat menjelaskan, ada kandungan apa pada permen tersebut yang mengakibatkan pelajar ini keracunan," pungkasnya. (tumpak)